Tim Merah Putih total meraih satu emas, tiga perak dan empat perunggu. Emas diraih dari cabang renang nomor 50m gaya dada lewat perenang Indra Gunawan. Indra yang berlatih tiga tahun di Hongaria juga menyumbang tiga perak dari cabang renang, lewat 100m gaya dada, 4x50m gaya ganti serta 4x100m gaya ganti.
Empat perunggu diraih juga melalui bowling, catur dan dua dari renang. Chief de Mission Indonesia Haryo Yuniarto saat tiba di Bandara Soekarno Hatta mengaku puas atas hasil ini. Pasalnya Indonesia mampu melalui target yang hanya meraih satu emas.
"Ternyata tidak hanya emas, tapi juga perak dan perunggu kita raih. Cabang bowling dan catur juga menunjukkan perkembangan berarti bahkan futsal putri meraih empat besar atau nyaris dapat perunggu," kata Haryo.
Total delapan medali membuat Indonesia berada di urutan 14. Juara umum diraih China yang meraih 29 emas 13 perak 10 perunggu diikuti tuan rumah Korea Selatan 21 emas 27 perak 19 perunggu.
Menurut Haryo, hasil ini menjadi evaluasi yang bagus sebelum berlaga di SEA Games Myanmar, 11-22 Desember. Vietnam, Thailand dan Singapura merupakan lawan yang diwaspadai, karena mereka menduduki peringkat tiga, empat dan 13 di ajang AIMAG.
"Persaingan di SEA Games nanti bakal sangat ketat. Tuan rumah Myanmar pun memiliki kekuatan tersembunyi. Sesudah puasa kita akan melakukan pelatnas lagi agar di SEA Games para atlet akan mencapai puncak penampilannya," kata Haryo.
[dem]