"Jam delapan malam penyidik berangkat ke sana sambil membawa terperiksa Ahmad Zaky. Dibawa ke sana untuk nunjukkin mobil itu. Kita masuk lah, sambil membawa surat. Tapi pemilik gedung tidak mau, kemudian Ahmad Zaky tahu-tahu kabur," jelas Jurubicara KPK Johan Budi SP di gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/5).
Zaky, diceritakan Johan, kabur dengan cara melompat pagar gedung. Dia melakukan aksinya saat penyidik sedang menjelaskan maksud kedatangan dengan penjaga kantor DPP PKS.
Johan menuturkan, Zaky menyimpan kunci-kunci mobil yang seharusnya malam tadi dibawa oleh tim ke kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kaburnya Zaky, diakui dia, menjadi salah satu alasan eksekusi atau penyitaan hanya berujung kepada penyegelan.
"Dia bawa kunci, tapi tidak tahu berapa mobil," demikian Johan Budi.
[dem]
BERITA TERKAIT: