Demikian disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Syafrie Syamsuddin dalam Diskusi Panel Yellow Forum for Young Leaders (YLYF) bertajuk "Urgensi Penguatan Sistem Pertahanan Indonesia" di Asian Room, Hotel Sultan, Jakarta (Senin, 11/2).
Menurut dia, meski Singapura memiliki armada militer yang terbilang kuat dan besar, belum tentu negara tersebut mampu melumpuhkan Indonesia. Sebab, hingga kini negeri Singa Putih itu tidak memiliki pangkalan militer alternatif di wilayahnya.
"Singapura adalah negara dengan luas wilayah lebih kecil dari Indonesia, mereka tidak punya alternatif lain untuk dijadikan pangkalan lain," tegasnya.
Sementara Indonesia, lanjut Syafrie membandingkan, memiliki puluhan pangkalan militer dan landasan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Memang betul suatu negara mungkin saja bisa menguasai satu titik di Indonesia, tapi itu bukan berarti Indonesia kalah.
Sebaliknya, begitu Indonesia menguasai satu titik di negara itu, maka habislah negara itu," tegasnya.
Dalam pandangannya, penentu kemenangan perang bukan hanya jumlah, tapi juga varian teknologi persenjataan dan militansi pengamatan yang dimiliki.
[wid]
BERITA TERKAIT: