Tapi PKS punya pertimbangan, keduanya bukan berasal dari Jawa.
"JK dan Chairul Tandjung kan dari luar jawa. Sementara Jawa penting," kata Mustafa saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta (21/12).
Tentu saja, lanjut dia, PKS tidak mendasari faktor kesukuan dalam menentukan capresnya. Tapi melihat elektabilitas si calon berdasarkan survei.
Selain JK dan CT, sejumlah tokoh berlatar belakang militer juga masuk radar capres PKS. Pertimbangannya karena bangsa ini masih memerlukan semacam keyakinan untuk bisa stabil dan aman.
"Kita sudah berkomitmen menjadi negara isu formasi sipil. Tapi kalau itu (TNI dan Polisi) potensial kita juga terbuka," bebernya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: