Soal posisinya menjadi calon tunggal, Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa dirinya akan loyal kepada Presiden Jokowi. Sebab, orang nomor satu di Indonesia itu merupakan panglima tertinggi, meskipun dirinya akan menjadi Panglima TNI.
"Saya sih loyal kepada panglima tertinggi saya, presiden," tegas Jenderal Agus kepada wartawan di RS Tingkat III Salak Sadjiman, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/11).
Jenderal Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya pernah ditempatkan di wilayah-wilayah konflik. Sehingga, ia memastikan ketika mengemban amanah baru, bakal menuntaskan kinerjanya dengan baik.
"Karena sebelum di sini pun, saya ditempatkan di mana saja, pernah di Timtim. Saya dulu menyelesaikan sampai 1999 terakhir di sana, kemudian di Poso juga. Jadi saya sebagai prajurit siap ditempatkan di mana saja," ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan, akan mewujudkan profesionalitas di tubuh TNI, seiring dirinya dipilih sebagai calon Panglima TNI oleh Presiden Jokowi.
"Kita akan buat prajurit yang profesional," tegasnya.
Sementara itu, berkaitan dengan rencana uji kelayakan dan kepatutan atau
fit and proper test di Komisi I DPR, Jenderal Agus mengaku belum mengetahui detail kapan pelaksanaannya.
"Saya belum dengar kapan
fit and proper test," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: