Setelah perang yang dideklarasikan oleh ISIS di Irak dan Suriah berakhir, ia ingatkan bisa jadi banyak warga negara Indonesia (WNI) yang sudah trampil dan terlatih untuk berjihad akan melanjutkan misinya di Indonesia.
"Bisa saja terjadi ada perintah petinggi ISIS untuk lakukan sesuatu di Malaysia dan Indonesia. Atau bisa saja ada kelompok yang sudah dibaiat ISIS di Indonesia untuk membuat aksi perang mendirikan negara Islam di Indonesia," kata Sidney dalam forum diskusi FISIP UIN bertema "Evolusi ISIS di Indonesia" di gedung FISIP UIN Jakarta, Selasa (5/5).
Tapi lanjut Sidney, tingkat ancaman tersebut masih terbilang rendah. Ditambah lagi belakangan berkat gempuran pasukan koalisi di Irak dan Suriah, kekuatan ISIS diakui berkurang. Selain itu, dalam lima tahun belakang, kelompok ISIS yang ada di Indonesia belum ada yang berhasil melancarkan aksi mereka baik melalui kekerasan ataupun pengeboman.
Justru, yang harus dikhawatirkan ancaman jangka panjang oleh JI. Bahkan belum lama, jaringan jihadis salafi di Suriah yang bernama Jabhat Al-Nusra (JN) mengaku mendukung JI dan menarik dukungan terhadap ISIS.
"JI ini kirim orang juga ke Irak dan Suriah, tapi untuk dikader dan dibekali keterampilan yang mumpuni. Beda dengan kelompok ISIS, merka mengirim orang untuk langsung berperang," kata Sidney.
Keterampilan yang didapat di Suriah dan Irak ini yang nantinya akan digunakan di target-target wilayah JI untuk menegakkan jihad dan mendirikan negara Islam, termasuk di Indonesia.
Saat ini menurut Sidney, petinggi JI memang mengakui jika jihad di Indonesia untuk masa sekarang kontraprodiktif dan mudrahatnya lebih banyak. Tapi tak menutup kemungkin melalui perubahan politk dan ekonomi di Indonesia yang tak terprediksi, kekuatan JI makin besar dan mereka bisa memulai aksi mereka di Indonesia.
"Jadi menurut saya kalau untuk Indonesia, ancaman jangka pendek dan menegah itu bisa dari ISIS. Tapi untuk jangka panjang saya lebih khawatir jaringan JI. JI ini lebih terstuktur, ada seleksi ketat, pelatihannya rapi. Mereka sekarang ini sudah benerasi ketiga dari gerasi pertamanya (Darul Islam). Pesan saya keep an eye on JI," kata Sidney, mengakhiri.
[wid]
BERITA TERKAIT: