Analisis Kepolisian, Bambang Widodo Umar, memastikan Putut tidak sedang pamer prestasi di masa jelang penetapan Kepala Kepolisian RI yang baru.
Putut adalah salah satu perwira tinggi Polri yang disebut berpeluang besar menggantikan Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, yang segera pensiun. Putut dijajarkan dengan para seniornya jenderal bintang tiga.
Bambang Widodo Umar menilai, kebetulan saja kejahatan tengah marak di wilayah hukum Putut, dan Polda Metro gencar dalam membongkar kasus tersebut.
"Saya kira kebetulan banyak kejadian yang menarik perhatian seperti penembakan ke aparat kepolisian, perampokan, kejahatan jalanan, di Jakarta. Jadi Kapolda yang harus kerja keras," ungkap Bambang, saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, Sabtu (31/8).
Dia sendiri punya pendapat terkait calon kuat orang nomor satu di Polri. Bambang melihat ada dua jenderal bintang tiga yang muncul.
"Seperti mengerucut ke Pak Badrodin (Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan) atau Pak Budi Gunawan (Kepala Lembaga Pendidikan Polri). Secara politis, kalau dianggap sebagai prestasi dalam menyelesaikan masalah Poso, Pak Badrodin Haiti (mantan Kapolda Sulteng) bisa jadi," terangnya.
Namun Bambang menjelaskan, harapan masyarakat umum sering tidak senada dengan penilaian Presiden dalam memilih Kapolri.
[ald]
BERITA TERKAIT: