Laga ini juga sebagai penÂjajakan bagi keduanya sebeÂlum terjun di Liga Premier 2018/2019 yang akan dimulai bulan depan. City, asuhan Pep Guardiola membuat awal yang terlambat untuk pra-musim dan jatuh ke Dortmund 0-1 di pemÂbuka ICC mereka. Sementara kekalahan Liverpool 3-1 dari Black and Yellows pada Ahad adalah pertandingan persahaÂbatan kelima mereka dalam 16 hari terakhir.
Bos
The Reds Jurgen Klopp memiliki kesempatan untuk menawarkan pemain baru Naby Keita dan Fabinho sejak menit pertama mereka musim panas ini. Keita tiba dari RB Leipzig dipuja sebagai petarung di lini tengah.
Phil Foden, Brahim Diaz dan Eric Garcia besar kemungkinan akan dicoba kembali. Mereka termasuk di antara anak-anak muda yang dimainkan saat City menghadapi Dortmund pada Sabtu, sementara Leroy Sane adalah tambahan yang baru datang dan Patrick Roberts juga tampil di bangku cadangan.
"Semua pemain melakukan hal-hal yang sangat baik. Kami tentu saja siap untuk menang, tetapi itu normal (bukan untuk memenangkan pertandingan) di bagian musim ini - itu hanya mempersiapkan tim. Mereka datang kembali selangkah demi selangkah." ujarnya.
Namun, bintang yang mendaÂpat perhatian paling banyak adalah pemain seharga 60 juta poundsterling, Riyad Mahrez. Pemain Aljazair ini sempat main selama 73 menit, sebelum diganti Patrick Roberts saat melawan Dortmund.
Sepak bola menghibur diÂmainkan oleh kedua belah pihak dalam pertemuan di Liga Premier pada Januari 2018.
The Reds menang 4-3 di Anfield. Meskipun orang-orang Klopp pada akhirnya menang, kedua tim memainkan sebuah thriller dengan tujuh gol.
Bagi Liverpool itu adalah balas dendam yang manis setÂelah kalah 5-0 dari City pada September. Kurang dari tiga bulan kemudian, kedua klub berhadapan lagi, hanya kali ini di semifinal Liga Champions. Hasilnya adalah satu lagi yang memuaskan bagi The Reds, yang memainkan beberapa sepakbola menyerang yang sangat baik untuk menang 3-0 di Anfield. Kemenangan 2-1 di leg kedua di Etihad Stadium membuat Liverpool maju ke babak empat besar. ***
BERITA TERKAIT: