Di babak pertama tidak terlalu banyak peluang yang tercipta bahÂkan hanya ada dua shot on goal di babak pertama. Walau begitu, The Toffee, julukan Everton secara keseluruhan lebih mendominasi pertandingan.
Dari kubu Everton, Kevin Mirallas tampil cukup menonjol, pada menit sembilan dia berhasil membuat Iker Casillas harus beraksi mengamankan tembakan pemain Belgia tersebut.
Pada laga ini Everton mencoba untuk bermain dengan kecepatan dan pressing yang ketat. Tampak memang pemain mereka masih seperti meraba-raba strategi yang diberikan Marco Silva.
Pada menit 15 Everton kembali mendapat peluang melalui Kieran Dowell, tetapi masih bisa diamankan Casillas. Peluang terbaik Everton kemudian datang pada menit 24, keÂtika sepakan melengkung Cenk Tosun membentur tiang gawang.
Porto kesulitan mengembangkan permainan mereka, tetapi hingga babak pertama usai mereka bisa mempertahÂankan skor tetap 0-0.
Everton yang dominan di babak pertama malah kebobolan enam menit usai turun minum. Porto memainkan garis offside dan Marega berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Toffees kemudian menaklukkan Stekelenberg.
Everton bekerja keras untuk meÂnyamakan kedudukan, tetapi pertahÂanan Dragoes, julukan Porto memang patut diacungi jempol sejak pertandÂingan ini dimulai, kedisiplinan merÂeka membuat Toffees kesulitan di depan gawang.
Dalam 15 menit terakhir Everton semakin kesulitan, pergantian pemain dan juga faktor kelelahan membuat intensitas mereka semakin menurun. Mereka tampak kelelahan setelah bermain 75 menit hingga wasit meniup peluit panjang. ***
BERITA TERKAIT: