Inter unggul lebih dulu lewat Antonio Candreva pada menit ke-16. Tapi keunggulan berhasil disamakan Zenit melalui Christian Noboa pada menit ke-27.
Di awal babak kedua Inter menjauh setelah Mauro Icardi mampu memanÂfaatkan hadiah penalti menjadi gol. Momen itu terjadi pada menit ke-50.
Tapi kemudian Zenit mampu mengejar, bahkan berbalik unggul. Gol kedua Zenit dihasilkan Robert Mak pada menit ke-63. Setelah itu menambah gol lagi pada menit ke-73 lewat Hernani.
Beruntung dua menit kemudian, teÂpatnya menit ke-75. Lautaro Martinez mampu menyamakan kedudukan. Skor 3-3 menjadi penutup pertandÂingan itu.
Sebelum ini ditumbangkan klub Swiss, FC Sion, 0-2 pada 18 Juli 2018. "Kami tampil jauh lebih bagus dibandÂingkan dengan laga sebelumnya, baik dari segi taktik maupun tingkat kebugaÂran fisik," kata Luciano Spalletti.
"Tim ini jauh lebih kompak, mengerti kapan harus menyerang dan kapan harus menunggu. Kami bekerja dengan cara yang benar," ucap Spalletti lagi.
Jurutaktik berkepala plontos ini pun mengutarakan dua tujuan utama timnya dalam partai-partai uji coba. "Membentuk mentalitas harus selalu menjadi salah satu hal yang kami fokuskan," ujar Spalletti.
"Kami juga mesti terus mencetak gol, terutama dalam laga-laga persaÂhabatan seperti ini yang akan berguna untuk menemukan ritme terbaik," tutur Spalletti menambahkan.
Selanjutnya, Inter Milan akan melawan klub divisi dua Liga Inggris, Sheffield United, di Stadion Bramall Lane, Selasa (24/7) waktu setempat atau Rabu pukul 01.30 dini hari WIB. Kemudian setelah itu Inter akan mengikuti turnamen pramusim ICC 2018 dengan menghadapi Chelsea, Lyon, dan Atletico Madrid.
Sementara itu Roberto Gagliardini berharap akan meraih hasil lebih baik lagi di Serie A musim depan. Timnya ingin terus maju seperti keinginan pelatih.
"Kami mencoba bermain lebih kompak sebagai tim dan itu bisa kita lihat malam ini. Kondisi kebugaraan? Masih butuh waktu, walaupun penting untuk tetap berlatih keras selama sesi latihan dalam kondisi seperti saat ini walaupun belum terlalu terlihat di laga persahabatan. Hal ini sangat berguna nantinya dalam persiapan di awal musim," ujarnya.
Gagliardini berharap di musim mendatang timnya dapat mengimÂbangi Juventus, Napoli dan AS Roma sebagai tiga besar Serie A musim lalu. Itu akan dapat tercapai dengan kebijakan manajemen yang mendaÂtangkan pemain-pemain baru yang mumpuni. ***
BERITA TERKAIT: