Tercatat 107 peserta sudah mendaftarkan diri mengikuti Test Event yang digandengkan dengan Seri Kejuaraan Nasional Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) edisi perdana.
"Hingga saat ini 107 peserta mendaftar terdiri dari 66 putra dan 41 putri dari berbagai daerah di Tanah AirVenue pertandingan juga sudah siap dan tadi ditinjau perwakilan Inasgoc," ujar Manager Kompetisi Panjat Tebing Asian Games 2018, Rudy Fitriano dalam keterangan tertulis.
Seperti yang direncanakan, Test Event Asian Games 2018 akan mempertandingan sepuluh nomor putra dan putri. Yaitu Lead, Boulder, Speed World Record, Speed Classic dan Speed World Record Team (Relay) putra dan putri. Nomor bergengsi Speed World Record putra dan putri akan membuka event pada hari pertama lomba, Rabu (6/9).
Test Event merupakan tahapan yang wajib dilakukan dalam perhelatan multievent seperti Asian Games. Hanya saja, uji coba kali ini belum dapat dilakukan di venue panjat tebing Komplek Stadion Jakabaring, Palembang yang bakal menjadi tempat pertadingan Asian Games 2018, karena masih dalam tahap pembangunan. Melainkan di Cikole yang tahun lalu menjadi venue cabang olahraga panjat tebing PON XIX Jabar.
"Perangkat pertandingan dalam cabang olahraga
sport climbing sendiri meliputi panitia pelaksana (panpel), offisial kompetisi dan tim teknis. Perangkat pertandingan inilah yang dalam
test event ini akan diujicoba sesuai standar Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc). Ada sekitar 90 orang yang terlibat dalam test event ini mulai tim teknis sampai kepanitian," papar Rudy.
FPTI, tambah dia, awalnya juga mengundang atlet-atlet
sport climbing negara-negara peserta Asian Games untuk mengikuti
test event ini. Namun, karena mereka termasuk Indonesia, sedang fokus menghadapi kejuaraan Asia di Teheran yang dimulai 15 September mendatang, sehingga tidak bisa mengikuti
test event.
Karena itu, FPTI membuka pintu selebar-lebarnya kepada atlet-atlet panjat tebing nasional untuk turut serta mencicipi atmosfer Asian Games yang sekaligus menjadi gelaran National Series ke-1 dengan total hadiah Rp 250 juta.
Penyelenggaraan Kompetisi Sport Climbing, secara resmi ditutup oleh Wakil Deputi I Inasgoc, Joko Pramono pada Selasa (5/9) kemarin.
[wid]
BERITA TERKAIT: