Tidak Pantas dan Rancu, Turnamen Kemerdekaan Pakai FIFA Law of The Game

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 27 Juni 2015, 09:19 WIB
rmol news logo Rencana tim transisi yang akan menggelar Piala Kemerdekaan dengan mengundang klub-klub divisi utama membuat PSSI La Nyalla Mattalitti geram. Bahkan mereka mengkritik apa yang dibuat tim transisi rancu dan tidak jelas.

PSSI bersuara setelah adanya klub yang melaporkan adanya surat undangan dari Tim Transisi untuk mengikuti Piala Kemerdekaan.

Dalam surat yang ditujukan ke klub Divisi Utama dilampirkan juga perjanjian partisipasi. Surat itu sendiri ditandatangani oleh anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, yang mengatasnamakan sebagai Sekjen.

Menurut Jurubicara PSSI, Tommy Welly, turnamen yang direncanakan Tim Transisi tak pantas jika memakai FIFA law of the game seperti yang disebutkan dalam surat.

"Saya sampaikan bahwa dalam kontek sepakbola sudah rancu dan tidak tepat lazimnya sebuah kompetisi. Kalau kompetisi seharusnya ada promosi degradasi," tuturnya.

Indikasi lainnya kerancuan turnamen itu, masih lanjut Tommy, menyangkut waktu pelaksanaan sebuah kompetisi dari 24 Juli sampai 15 Agustus, kurang lebih tiga minggu.

"Sulit untuk kompetisi dilakukan selama tiga minggu," kritiknya.

Dalam surat perjanjian klub disebut harus patuhi FIFA law of the game. Di satu sisi Tim Transisi bukan anggota FIFA dan bukan badan yang dikenal FIFA.

"Ini kontradiktif. Ini rancu dan tidak lazim," tegas Tommy.

Kerancuan disebut Tommy Welly juga terdapat di perjanjian yang berkaitan dengan sanksi. Di poin E disebutkan bahwa klub peserta Piala Kemerdekaan harus selesaikan seluruh pertandingan. Apabila dilanggar akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

"Ini tidak lazim. Kami harus proteksi klub anggota agar tidak bermasalah di kemudian hari," ujarnya lagi.[wid] 
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA