Ridwan Hisyam: Mungkin ada Masalah Lalu Tidak Clear antara Imam Nahrawi dan La Nyalla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 06 Juni 2015, 09:55 WIB
Ridwan Hisyam: Mungkin ada Masalah Lalu Tidak <i>Clear</i> antara Imam Nahrawi dan La Nyalla
ridwan hisyam/net
rmol news logo Sejak Indonesia merdeka tahun 1945 hingga saat ini, organisasi sepakbola Indonesia sebetulnya tak pernah bermasalah dengan FIFA. Sampai kemudian terbit keputusan Menpora RI membekukan PSSI sebagaimana SK 1307 per tanggal 17 April 2015 yang berujung suspend dari FIFA.

"Inilah yang saya lihat tidak ada kesamaan pandang antara PSSI dengan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ada apa?," kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Ridwan Hisyam dalam diskusi akhir pekan di bilangan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6).

Pertanyaan ini cukup menggelitiknya karena sebelum terbit SK 1307, Badan Profesional Olahraga Indonesia (BOPI) dengan tegas tidak merekomendasikan dua klub asal Jawa Timur, Persebaya dan Arema ikut pertandingan ISL 2015.

Ia pun berseloroh kemungkinan ada permasalahan masa lalu antara Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti yang belum clear atau terselesaikan. Baik Imam maupun La Nyalla untuk diketahui sama-sama pernah memimpin organisasi kepemudaan di  Jawa Timur.

"Kebetulan itu Menpora saya kenal dekat karena orang Jawa Timur, pak Nyalla juga orang Jawa Timur, jadi saya waktu ketua Golkar tahun 2000, pak Menpora masih masih ketua PMII di Jawa Timur. Pak Nyalla kebetulan satu linting sama saya. Saya ketua HIPMI Jawa Timur diganti pak Nyalla habis itu ke KADIN," ulas Ridwan yang legislator asal dapil Jatim, membeberkan.

Ridwan mengaku sudah berkali-kali meminta Menpora Imam dan La Nyalla untuk duduk satu meja.
 
"Nggak usah ada orang lain, selesai. Tapi duduk satu meja ini tidak terlaksana sampai hari ini," sesalnya.[wid]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA