Reni Marlinawati: Menpora Langgar Kesepakatan dengan Komisi X DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 23 Februari 2015, 09:24 WIB
Reni Marlinawati: Menpora Langgar Kesepakatan dengan Komisi X DPR
imam nachrowi/net
rmol news logo Keputusan Menteri Pemuda Olahraga, Imam Nahrawi dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang  menunda pelaksanaan Liga Super Indonesia (LSI) 2015 patut disesalkan.

"Penundaan Kick Off ISL oleh BOPI dan Menpora tentu akan memberi dampak serius terhadap masa depan sepakbola nasional kita. Bayang-bayang ancaman sanksi oleh FIFA telah di depan mata," kata anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati melalui siaran persnya di Jakarta.

Menurut Reni, sikap Menpora ini tentu melanggar kesepakatan dalam rapat kerja di Komisi X pada 5 Februari 2015 lalu. Ia bisa memahami itikad baik dari pemerintah terkait persyaratan klub profesional yang diajukan dalam ISL.

"Hanya saja, Menpora lupa dengan dalil ushul fiqh yang selama ini menjadi pegangan beliau, 'mendahulukan pencegahan kerusakan harus diutamakan daripada membangun  kemasalahatan' (Dar'ul mafasid muqoddamun 'Ala aljalbil mashalih)," ulasnya.

Reni menilai sikap Menpora dan BOPI tersebut arogansi, tidak bijak dan kekanakan-kenakan. Atas dasar itulah, ia mendesak agar Menpora dan BOPI mencabut larangan Kick Off ISL.

Langkah ini dipandangnnya semata-mata untuk menghindari pembekuan PSSI oleh FIFA. Sembari terus membangun dialog  terkait reformasi PSSI yang didengungkan oleh Menpora.[wid]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA