Meski gagal mengganti Webber, tapi Vergne diberi harapan akan menempati kursi cadangan Red Bull meski diposisikan sebagai tim junior. Tapi, lagi-lagi dia harus menelan kekecewaan. Ternyata kabar itu hanya hisapan jempol.
Meski demikian, pebalap 23 tahun itu berusaha mengambil hikmahnya dari kejadian itu. Dia menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi pebalap yang lebih tangguh.
“Saya sempat tidak ingin melihat Red Bull. Hal itu membuat saya perlu istirahat di musim dingin. Lalu saya bercermin dengan melihat video penampilan saya, sekarang sadar itu keputusan bagus. Saya menganggapnya itu hanya sedikit ketidakberuntungan yang harus saya lalui,†katanya dikutip
Autosport.
Sudah tiga musim Vergne memperkuat Toro Rosso, dan memang prestasinya tidak terlalu mentereng. “Saya sadar tahun lalu, saya lemah, terutama dari sisi mental.â€
Kini, dia menatap optimis pada balapan musim ini. Bahkan, terlintas dibenaknya akan mengancam posisi juara dunia Sebastian Vettel. “Saya akan membuat kejutan buruk dalam perlawanan melawan Sebastian.†***
BERITA TERKAIT: