"Tiga poin melawan Celtic sangatlah penting. Saya bangga membaca statistik itu," ujar pria berkepala plontos ini sebagaimana dilansir
Tribalfootball (Sabtu, 21/9).
Galliani dengan jumawa menyebut, kemenangan ini merupakan bukti bahwa DNA Liga Champions memang melebur di dalam tubuh I Rossoneri.
"Sejak musim 1988-89, Milan telah terlibat 19 kali di Liga Champions. Ini jauh lebih banyak dari tim Italia lainnya," imbuh dia.
"Ini menunjukkan bahwa Liga Champions ada dalam DNA kami," tegasnya.
Ucapan Galiani ini bukan tanpa sebab, pasalnya AC Milan merupakan tim Italia yang saat ini paling banyak mengumpulkan "Piala Kuping Besar" itu, sebanyak tujuh kali.
Kemenangan atas Celtic juga membuat peluang Milan menjuarai piala yang kedelapan sangat terbuka. Pasalnya, kemenangan ini membawa Milan berada di peringkat kedua Grup H yang dikenal sebagai grup neraka. Setan merah asal Italia ini sama-sama mengumpulkan tiga poin bersama Barcelona, namun kalah selisih gol.
[ian]
BERITA TERKAIT: