Bocah malang itu pertama kali ditemukan oleh anggota Komunitas Peduli Lingkungan, H, Nursali (38) saat tengah melintas di persimpangan BKT, di Jalan Karang Tengah RT 08 RW 08 Kelurahan Rorotan, Cilincing.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Polsek Metro Cilincing yang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Korban ditemukan mengenakan celana pendek warna kuning dan baju kaos berwarna buram. Dari pakaian yang dikenakan dan ciri-ciri fisik korban, Endarwaluyo yang datang ke lokasi mengakui jasad itu sebagai anaknya.
Usai dilakukan identifikasi, Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani proses visum et repertum. Bocah tersebut dua hari sebelumnya terpeleset dan tenggelam ke kali BKT saat bermain dengan sepupunya.
"Korban sedang bermain bersama sepupunya kemudian terpeleset ke BKT," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, Ajun Komisaris Imam Tulus, Selasa (8/4).
Sepupu korban segera memberitahukan peristiwa itu kepada ayah korban, Endarwaluyo yang beralamat di RT 08 RW11 Rawabebek, Bekasi Barat. Keluarga bersama warga langsung melakukan penyisiran BKT di sekitar lokasi kejadian sejak dua hari lalu.
[wid]
BACA JUGA: