Selain menyediakan transportasi gratis, panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia secara langsung melepas keberangkatan peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Ini merupakan tradisi dari DPP Partai Golkar yang sudah sejak lama terus terjadi. Ini adalah sebagai bentuk kehadiran bersama rakyat," kata Bahlil.
Secara umum, tujuan mudik gratis ini mencakup sejumlah kota di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Jawa Barat. Pembagian rute dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dari berbagai daerah.
Bahlil juga menekankan bahwa mudik memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia. Tradisi ini tidak hanya soal perjalanan pulang, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan keluarga dan kembali pada nilai-nilai kebersamaan.
Ia menyebutkan bahwa kader Partai Golkar lebih banyak diisi oleh orang-orang daerah yang tentunya juga ingin mudik berjumpa sanak saudara di kampung halaman.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Mudik Gratis Partai Golkar Ridwan Bae menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan berbagai unsur di internal partai, termasuk Fraksi Partai Golkar di DPR RI.
"Koordinasi dilakukan secara menyeluruh agar proses pemberangkatan berjalan lancar dan tertib," katanya.
Selain menyediakan transportasi, panitia juga memberikan uang saku kepada peserta, termasuk sopir dan kondektur, serta paket sembako untuk membantu kebutuhan selama perjalanan hingga tiba di kampung halaman.
BERITA TERKAIT: