Haas, singa tua itu, menghentikan rekor 14 kemenangan beruntun Djokovic di Miami Masters dengan kemenangan dua set langsung, 6-2, 6-4 di Key Biscane, Florida, Selasa (26/3) waktu setempat.
Haas, yang menapaki usia 35 tahun pekan depan, membutuhkan waktu 80 menit untuk mengakhiri rekor Djokovic. Ia juga menjadi petenis kedua yang mampu mengalahkan Djokovic sepanjang musim ini.
“Ini adalah saat-saat yang berharga dalam hidupku, bermain dalam stadion yang besar, tahapan besar dan bermain dengan orang terbaik di dunia,†kata Haas.
“Semua kredit baginya. Dia memainkan pertandingan yang hebat dan pemain yang lebih baik, tak ada yang perlu dipertanyakan,†ujar Djokovic, yang memenangi
Grand Slam Australia Open ketiga kalinya secara beruntun pada Januari lalu.
Djokovic menilai, pertandingan tersebut menjadi yang terburuk sepanjang kariernya.
Hasil ini membuat Haas memperbaiki catatan pertemuannya dengan Djokovic menjadi 3-4. Selain itu, kemenangan ini juga membuat Haas untuk kali pertamanya melaju ke perempat final Miami Masters. Selanjutnya, Haas akan bertemu petenis Prancis, Gilles Simon.
Tumbangnya Djokovic, membuat kans Andy Murray merebut trofi Miami Master musim ini kian terbuka.
Unggulan ketiga, David Ferrer, juga memastikan langkahnya ke babak perempat final setelah menang atas petenis Jepang, Kei Nishikori, 6-4, 6-2.
Di bagian putri, Serena Williams kian dekat ke gelar Miami Master keenamnya, setelah memastikan tiket ke semifinal.
Rangking satu dunia asal Amerika ini melaju ke empat besar setelah mengatasi perlawanan sengit petenis China, Li Na, 6-3, 7-6. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: