Negosiasi itu mencuat setelah pihak Teheran menyampaikan kekhawatiran serius terkait situasi keamanan yang dinilai tidak kondusif bagi tim nasional mereka untuk bertanding di wilayah AS.
"Kami tentu tidak akan bepergian ke Amerika," ungkap Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, seperti dikutip dari
Anadolu News, Rabu, 18 Maret 2026.
Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh di Meksiko menyatakan bahwa pembicaraan dengan FIFA masih berlangsung. Ia turut menyoroti persoalan visa dan hambatan logistik dengan otoritas AS.
Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles serta Mesir di Seattle, dengan pemusatan latihan di Tucson, Arizona. Seluruh laga fase grup Iran memang direncanakan berlangsung di wilayah AS.
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun eskalasi konflik antara Iran dan AS kini berpotensi mengguncang kesiapan turnamen, bahkan memunculkan skenario perubahan venue yang belum pernah terjadi sebelumnya.
BERITA TERKAIT: