Melanjutkan kesuksesan fenomenal di musim pertamanya, perjalanan Monkey D. Luffy dan kru bajak laut Topi Jerami kini memasuki lautan paling misterius dan mematikan, Grand Line.
Bagi Anda yang bersiap untuk
binge-watching, berikut adalah kumpulan fakta menarik di balik layar dan kejutan epik dari One Piece Live Action Season 2:1.
1. Tayang Sekaligus dan Masuk Bioskop
Tidak tanggung-tanggung, Netflix langsung merilis keseluruhan delapan episode musim kedua ini secara serentak pada 10 Maret 2026.
Menariknya lagi, dua episode pertama dari serial ini mendapatkan penayangan spesial secara teatrikal di lebih dari 200 bioskop di wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang pada hari perilisan yang sama.
2. Mengadaptasi 4 Arc Krusial
Musim kedua ini membawa penonton menjelajahi empat
arc cerita yang menjadi gerbang awal perjalanan menuju Grand Line. Petualangan epik ini mencakup
arc Loguetown, Reverse Mountain, Whisky Peak, hingga Drum Island.
3. Banjir Karakter Baru dan Aktor Beken
Dunia One Piece semakin luas dengan bergabungnya 33 pemeran baru di musim ini. Beberapa karakter ikonik yang paling ditunggu-tunggu akhirnya debut, seperti Tony Tony Chopper yang disuarakan oleh Mikaela Hoover, Vivi (Miss Wednesday) yang diperankan oleh Charithra Chandran, Nico Robin yang diperankan Lera Abova, hingga Dr. Kureha yang dimainkan oleh Katey Sagal.
Sebagai lawan tangguh, Joe Manganiello hadir memerankan sang antagonis karismatik, Crocodile atau Mr. 0.
4. Kejutan Spesial (Fan Service) yang Mengejutkan
Musim ini memberikan kejutan manis yang tidak ada di cerita aslinya pada timeline yang sama. Karakter Bartolomeo secara mengejutkan dimunculkan lebih awal dan berinteraksi langsung dengan Luffy.
Selain itu, kisah masa lalu (
flashback) yang emosional antara Brook dan paus Laboon juga dihadirkan lebih cepat saat kru Topi Jerami bertemu Laboon di Reverse Mountain, membuat cerita terasa lebih memiliki kedalaman emosional sejak awal.
5. Pergantian Nahkoda di Balik Layar
Terjadi pergantian posisi showrunner selama proses produksi musim ini. Matt Owens, yang sebelumnya memimpin project ini, harus mengundurkan diri pada Maret 2025 karena masalah kesehatan.
Posisinya kemudian digantikan oleh Joe Tracz, sosok di balik kesuksesan adaptasi Percy Jackson di Disney+, yang mengambil alih kemudi hingga produksi musim kedua ini selesai.
6. Raih Rating Sempurna dan Kepastian Season 3
Kualitas produksi yang meningkat?"mulai dari efek visual hingga
chemistry para kru Topi Jerami?"membuat serial ini sukses mendulang rating sempurna dan ulasan memukau di Rotten Tomatoes.
Melihat antusiasme luar biasa ini, Netflix menaruh kepercayaan penuh dengan memberikan lampu hijau untuk produksi Season 3 bahkan sebelum musim kedua dirilis.
Dikabarkan, produksi musim ketiga telah berjalan sejak November 2025 dan akan melanjutkan petualangan epik menuju Alabasta Saga.
Sudah siap untuk kembali berlayar bersama Luffy dan kawan-kawan? Jangan lupa siapkan camilan untuk maraton serialnya akhir pekan ini!
BERITA TERKAIT: