Kemenangan ini menjadi titik balik kebangkitan Serena yang sempat istirahat panjang karena ceÂdera. Peraih 12 gelar grand slam itu dengan mudah memperÂdayai Sharapova yang juga saÂma-sama bekas petenis nomor satu dunia.
Di set pertama, berjalan tidak terlalu sulit, karena Serena mamÂpu menampilkan permainan terÂbaiknya. Sementara Sharapova yang berusaha bangkit di babak kedua tetap tidak bisa menandiÂngi permainan petenis asal FloriÂda itu sehingga berakhir 6-1, 6-3.
“Saya memiliki awal yang baik. Kau tidak bisa menang meÂlawan pemain peringkat lima duÂnia, berarti saya tidak konsentraÂsi,†ujar Serena.
“Anda harus serius. Ini meruÂpakan kemenangan besar untuk musim lapangan keras, dan peÂmanasan yang baik untuk AmeÂrika Terbuka,†ujar adik Venus Willaims itu.
Sementaranitu, Sharapova yang di turnamen tersebut menÂjadi unggulan kedua melakukan delapan kesalahan sendiri, sebeÂlum akhirnya kalah dari Serena. “Ini jelas bukan malam terbaik saya. Dia melayani dan memuÂkul begitu baik dan reaksi saya saya sangat lambat,†kata petenis asal Rusia itu.
“Saya merasa lamban. Itu adaÂlah hari yang buruk tetapi juga pengingat bahwa saya perlu meÂningkatkan permainan jelang AmeÂrika Terbuka, karena lawan saya nanti cukup berat,†tegas ShaÂrapova yang pernah mengaÂlahÂkan Serena di final WimbleÂdon 2004.
Di partai perempat final lainÂnya, unggulan kelima asal PoÂlandia, Agnieszka Radwanska sukses menumbangkan Sabine Lisicki 7-6 (4), 2-6 dan 6-2. Di seÂmifinal, Radwanska harus melaÂkoni laga berat melawan Serena.
Sedangkan unggulan ketiga, Marion Bartoli dari Perancis maju dengan mudah ke semifinal seteÂlah menyingkirkan Ayumi Morita mudur karena cedera saat keduÂduÂÂkan tertinggal 6-1 di set pertaÂma. Bartoli akan bertemu ungÂgulan kedelapan dari SlovaÂkia DoÂminika Cibulkova, yang meÂngÂalahkanpetenis kualifikasi MaÂrina Erakovic 6-1 dan 6-1. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: