Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Aga Bakrie Bawa Mimpi Adjie

Hari Ini, Indonesia Vs Hongkong

Rabu, 09 Februari 2011, 00:21 WIB
Aga Bakrie Bawa Mimpi Adjie
Al­fred Riedl
RMOL. Ujicoba melawan Hong­kong hari ini diharapkan bisa memberikan efek positif bagi timnas U-23, khususnya untuk skill individu. Minimal dalam ujicoba tersebut tidak ada lagi kelemahan-kelamahan yang sempat terjadi pada ujicoba sebelumnya melawan Pelita Jaya Karawang U-21 yang berakhir 1-1.

Pelatih Timnas Indonesia Al­fred Riedl mengatakan, men­jelang keberangkatan ke Hongkong, kemarin pagi, uji­co­ba internasional di luar In­do­nesia memang sangat di­bu­tuhkan pemain. Apalagi, skuad Indonesia bermaterikan pe­main-pemain muda yang mis­kin pengalaman internasional.

Dengan menjalani pe­rta­n­dingan di Hongkong, di­ha­rap­kan pemain-pemain In­donesia bisa lebih matang saat meng­hadapi laga  sesungguhnya nan­­ti di Palembang. Timnas  In­­do­nesia akan menjamu Tur­k­menistan di Stadion Gelora Bu­mi Sriwijaya Palembang, pada 23 Februari mendatang, dalam laga perdana Pra Olim­piade.

Kelemahan tim Indonesia saat ini, kata Riedl, memang ter­letak pada kemampuan  in­dividu pemain. Hal itu karena pe­main tidak memiliki dasar yang kuat saat masih usia dini. Di Eropa, pemain usia 6-7 tahun sudah mendapat fasilitas yang bagus di SSB sehingga ketika mereka remaja sudah pu­nya skil in­di­vidu yang mum­puni.

Timnas Indonesia,  Selasa (8/2) pagi,  bertolak ke Hong­kong melalui Surabaya dengan penerbangan Garuda 302 pu­kul 06.00. Dari sana, tim  me­lan­jutkan perjalanan  dengan  Garuda 874 Surabaya-Hong­kong pada pukul 09.05. 

Sebanyak  22 pemain  di­ser­takan dalam lawatan singkat ke Hongkong. Mereka terdiri dari ti­ga penjaga gawang, lima pe­main belakang, tujuh pemain tengah, dan tujuh pemain de­pan. Mereka di antaranya; ada­­lah, kiper: Kurnia Meiga Her­mansyah, Andritany Ardhi­ya­sa, Muhamad Ridwan, atau p­e­main belakang: Rachmat La­tif, Gunawan Dwi Cahyo, atau Seftia Hadi.

Keberangkatan timnas ke Hongkong semula akan dipim­pin langsung  manajer tim Adjie Massaid. Namun, ma­na­jer flamboyan itu  harus men­ghadap Sang Khalik pada Sab­tu (5/2) lewat tengah malam lalu karena serangan jantung.  Tekad (alm) Adjie agar Indo­nesia menang di Hongkong di­l­anjutkan  Aga Bakrie dan ka­wan-kawan.

“In­sya Allah saya akan ber­juang keras untuk me­nunaikan tekad Mas Adjie semasa hi­dup,” kata  Aga, asisten ma­na­jer Timnas U-23 se­be­lum ber­to­lak menuju Hong­kong, ke­marin.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA