Kantor berita Italia
ANSA meÂlaÂporkan, Minggu (6/2), KuÂbica mengalami kecelakaan tabÂrakan yang hebat. DiÂkaÂbarkan, Kubica kehilangan kenÂdali saat mengÂgeber moÂbilÂnya dalam kecepatan tinggi yang membuat mobilnya terÂpental dan menabrak dinding pembatas.
Seriusnya cedera yang dideÂrita Kubica membuat driver yang memÂperkuat Renault seÂjak muÂsim lalu ini harus diÂbawa mengÂgunakan helikopter untuk diraÂwat di Rumah Sakit Pietra Ligure, Savona.
SeÂmenÂtara itu co-drivernya, Jakub Gerber, tidak mengalami ceÂdera serius.
“Saat itu kami baru melahap empat kilometer dari stage perÂtaÂma. Saat itu, saya sedang meÂlihat catatan, jadi saya tak meÂÂngetahui bahwa mobil meÂlunÂcur (terÂgelincir),†ujar GerÂber menÂceritakan kronologis kejadian.
Atas kejadian tersebut, pebaÂlap berusia 26 tahun tersebut meÂngalami cedera cukup parah pada bagian tangan kanan. Tak hanya itu, patah tulang juga diÂalaÂminya pada beberapa bagian di kakinya. Waktu tujuh jam diÂbutuhkan tim dokter untuk meÂlaÂkukan operasi agar mengetahui kondisi pasti Kubica.
“Kami harus menunggu paÂling tidak sepekan ke depan untuk mengetahui bagaimana keadaan tangannya. Luka pada otot syaraf tangannya adalah salah satu yang jadi tanda tanya besar kami terÂkait proses peÂmulihan dan meÂngemÂÂbalikan fungsinya seperti sediaÂkala,†ujar salah satu dokter tim meÂdis, Igor Rossello sebaÂgaiÂmana dikutip
Autosport, Senin (7/2).
Menurutnya, dirinya belum bisa memberikan klaim pasti terÂkait kapan Kubica bisa meÂngenÂdarai jet daratnya lagi.
RosÂsello hanya menegaskan ceÂdera yang dialami Kubica cukup parah dan diperkirakan membutuhkan waktu sekira seÂtahun untuk pulih. Itu artinya, Kubica harus melewati balapan musim ini.
[RM]
BERITA TERKAIT: