Peluncuran diresmikan Gubernur Jakarta Pramono Anung, serta dihadiri KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Presiden Direktur PT Tria Dipa Medika Sukmo Hadi Nugroho mengatakan pembaruan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Kami hadir dengan manajemen baru, fasilitas yang diperbarui, serta teknologi kesehatan yang semakin modern,” kata Sukmo.
Teknologi terbaru yang dihadirkan antara lain Photon Counting CT Scan dari Siemens Healthineers dengan paparan radiasi minimal hingga 60 persen. RS Tria Dipa juga memperkuat layanan urologi, nefrologi, dan jantung, termasuk teknologi ESWT untuk penanganan disfungsi seksual.
Transformasi tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemprov Jakarta. Pramono menilai kehadiran RS Tria Dipa dapat memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Jakarta, termasuk melalui layanan bagi peserta BPJS Kesehatan.
“Kalau ada BPJS, masyarakat mempunyai kesempatan untuk menikmati fasilitas yang baik di tempat ini,” ujar Pramono.
Sementara itu, Sukmo mengapresiasi Pemprov Jakarta yang telah memberikan izin pelebaran akses keluar-masuk RS Tria Dipa.
Menurutnya, akses tersebut penting untuk mempercepat penanganan pasien dalam kondisi darurat.
“Pelebaran akses ini akan dapat menyelamatkan banyak jiwa dalam keadaan darurat,” tegas Sukmo.
Peluncuran wajah baru RS Tria Dipa ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung.
BERITA TERKAIT: