Pemerintah Jakarta menetapkan tarif hanya Rp8 selama delapan hari ke depan, angka yang langsung mengingatkan pada kode "08" milik Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan kebijakan tarif Rp8 tersebut diberlakukan sebagai bagian dari sosialisasi sekaligus kesempatan bagi masyarakat merasakan langsung layanan LRT Jakarta.
"Selama delapan hari kami akan membebaskan bagi seluruh warga Jakarta yang akan menggunakan, mulai sekarang setelah diresmikan Bapak Presiden, nanti akan beroperasi sepenuhnya, selama 8 hari tarifnya 8 perak, Rp8, Pak. Sebenarnya hampir aja gratis, Pak," kata Pramono saat menyampaikan laporan kepada Prabowo.
Pramono menjelaskan, LRT Jakarta sepenuhnya dibangun Jakpro selaku BUMD dengan menggunakan dana APBD Pemerintah DKI Jakarta.
Jalur Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp12,1 triliun.
Setiap satu trainset LRT mampu mengangkut hingga 270 penumpang. Setelah beroperasi penuh, moda transportasi tersebut ditargetkan melayani sekitar 80.000 penumpang setiap hari.
"Dan saya yakin dengan sosialisasi selama 8 hari ini, pasti masyarakat akan merasakan kenyamanan menggunakan LRT Jakarta ini," ujar Pramono.
Selain tarif khusus tersebut, Pemerintah Jakarta juga telah menggratiskan layanan transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat yang menggunakan LRT, MRT, TransJakarta, Transjabodetabek, dan JakLingko.
"Di antaranya adalah lansia, penyandang disabilitas, veteran, pendidik, PAUD, TNI, Polri, penduduk Kepulauan Seribu-semua penduduk Kepulauan Seribu gratis, Bapak, dan kelompok masyarakat lainnya yang kemudian mendaftar kepada Pemda DKI Jakarta," tandasnya.
BERITA TERKAIT: