Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Senin, 24 Agustus 2026, 06:42 WIB
Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores
Puluhan relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
HUT RMOL news

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma mengatakan, awalnya tim berangkat menggunakan KM Ilelabalekan dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 19 jam menuju Ende.

Setibanya di Ende, relawan bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Ngada, hingga Ruteng, sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

Tim kemanusiaan Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT sendiri diperkuat 18 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, dan tenaga farmasi. 

Mereka akan terlibat dalam pelayanan kesehatan, dapur umum, distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum, serta pendampingan masyarakat.

“Pemuda Katolik hadir untuk membersamai, melayani, dan membantu proses pemulihan masyarakat,” kata Gusma dalam keterangannya Minggu 23 Agustus 2026.

Gusma mengatakan, kondisi di Flores sangat memprihatinkan. Menurutnya, relawan datang dengan membawa pangan, obat-obatan, dan logistic lainnya.

Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung menambahkan, keberangkatan relawan merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Kami terpanggil untuk memberikan diri dan terlibat langsung dalam penanganan masyarakat,” ujar Yuvensius.

Menurut Yuvensius, keberangkatan relawan merupakan langkah lanjutan usai Pemuda Katolik sebelumnya membentuk posko di Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Dalam aksi kemanusiaan ini, relawan Pemuda Katolik diperkuat melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Khusus Daerah Jiwa Naimata Kupang, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi NTT, dan Persatuan Ahli Farmasi.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata, Novy Enggelin Elim, mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik yang membuka ruang kolaborasi dalam penanganan bencana.

“Koordinasi dan kerja sama seperti ini akan mempercepat proses penanganan masyarakat terdampak,” kata Novy.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA