DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Minggu, 04 Oktober 2026, 22:19 WIB
DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen
Ilustrasi BUMN. (Foto: Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menggabungkan 1.157 perusahaan BUMN menjadi sekitar 250 perusahaan diyakini dapat meningkatkan dividen yang disetorkan ke negara.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh menilai, merger akan memangkas biaya operasional sehingga perusahaan pelat merah dapat lebih produktif dan efisien.

"Jadi target merger ini adalah bagaimana mengurangi biaya operasional perusahaan, sehingga nanti terbentuk perusahaan-perusahaan yang produktif, kemudian efisien," ujar Rahmat kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Minggu, 4 Oktober 2026.

Menurutnya, konsolidasi tersebut juga dapat mengurangi jumlah perusahaan yang selama ini justru membebani kinerja BUMN.

"Tentu mudah-mudahan, dengan pola ini akan terjadi peningkatan dividen BUMN kepada kas negara secara signifikan," tuturnya.

Rahmat mencontohkan konsolidasi di sektor Pertamina. Menurutnya, perusahaan tersebut memiliki hampir 250 anak dan cucu perusahaan yang bergerak di sektor perminyakan.

"Mulai dari Pertamina Patra kemudian Pertamina Hulu, dan segala macam itu dikerucutkan menjadi sekitar 50-60 BUMN," urainya.

Rahmat mengatakan, sekitar 25 persen perusahaan di lingkungan Pertamina berpotensi digabung. Pola serupa, kata dia, dapat diterapkan pada BUMN di sektor lainnya.

"Hampir semua BUMN sudah dilakukan pengkajian mana anak-anak perusahaan bahkan cucu perusahaan yang tidak efektif atau bisa digabung, agar mengurangi besarnya operasional," tandasnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA