Fadli Zon:

Teknologi Buka Ruang Baru Pengembangan Budaya Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 00:29 WIB
Teknologi Buka Ruang Baru Pengembangan Budaya Indonesia
Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Auditorium K.301 Adi Karsa Keteknikan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai perkembangan teknologi dapat membuka ruang baru bagi pengembangan kebudayaan Indonesia. Kolaborasi antara kebudayaan, pendidikan, dan bidang ilmu pengetahuan dinilai penting agar kekayaan budaya dapat terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon dalam Public Lecture pada pembukaan Pagelaran Budaya Karya Raya FTUI 2026 di Auditorium K.301 Adi Karsa Keteknikan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), dikutip Kamis 13 Agustus 2026.

“Pemajuan kebudayaan membutuhkan kolaborasi berbagai bidang keilmuan, termasuk STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Teknologi dapat membuka banyak ruang untuk mengembangkan kebudayaan, mulai dari kecerdasan artifisial, teknologi digital, desain, arsitektur, hingga produksi seni dan budaya,” kata Fadli.

Menurut Fadli, keterlibatan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi salah satu bagian yang dapat mendukung proses hilirisasi kebudayaan. Teknologi tidak hanya digunakan dalam pengembangan produk, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memperluas cara masyarakat mengenal, mempelajari, dan mengapresiasi kebudayaan.

Gagasan tersebut sejalan dengan tema Karya Raya FTUI 2026 yang mempertemukan unsur teknik, inovasi, dan kebudayaan. Melalui kegiatan tersebut, kebudayaan ditempatkan sebagai ruang pertemuan antara kreativitas, teknologi, pendidikan, dan nilai-nilai yang berkembang di masyarakat.

Fadli berharap kegiatan yang mempertemukan berbagai bidang tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas antara dunia seni, budaya, teknologi, dan pendidikan.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Indonesia, Mahmud Sudibandriyo mengatakan, perkembangan teknologi perlu tetap disertai perhatian terhadap nilai-nilai budaya dan kemanusiaan.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam menghasilkan lulusan dan inovasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menjaga kebudayaan serta mengembangkan gagasan yang relevan dengan tantangan masa depan.

“Universitas Indonesia meyakini bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul dan inovasi yang berkualitas, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat kebudayaan, memperkuat karakter bangsa, serta menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan yang mampu menjawab tantangan masa depan,” kata Mahmud.

Karya Raya FTUI 2026 merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis FTUI ke-62. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah aktivitas yang mempertemukan karya akademik dan ekspresi budaya, di antaranya pameran budaya, pameran inovasi dan industri, serta pertunjukan seni.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA