Film terbaru karya sutradara Joko Anwar,
Ghost in the Cell, berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi sebagai Best Picture dalam kategori
Horor Competition di Fantastic Fest 2026 yang digelar di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Kabar membanggakan ini diumumkan tepat sebelum film tersebut dijadwalkan tayang secara luas di bioskop-bioskop Amerika Serikat mulai 2 Oktober 2026 mendatang melalui distributor Well Go USA.
Fantastic Fest sendiri dikenal sebagai festival film genre (horor,
sci-fi, aksi) terbesar di Amerika Serikat.
Festival ini menjadi ruang bertemunya karya-karya sinema terbaik dari berbagai belahan dunia dengan para pelaku industri global.
Di tengah persaingan ketat tersebut,
Ghost in the Cell sukses memikat juri dan dinobatkan sebagai yang terbaik.
Laku di 148 NegaraPrestasi
Ghost in the Cell tidak berhenti di panggung festival. Film produksi Come and See Pictures bersama Rapi Films, Barunson E&A, dan Legacy Pictures ini dilaporkan telah sukses menjual hak distribusinya ke 148 negara.
Angka ini menjadi bukti nyata besarnya minat pasar internasional terhadap film genre asal Indonesia.
Sebelumnya, film yang diproduseri oleh Tia Hasibuan ini telah memulai perjalanan internasionalnya lewat pemutaran perdana dunia (
world premiere) di program Forum Berlin International Film Festival 2026.
Hingga saat ini,
Ghost in the Cell tercatat sudah melanglang buana dan diputar di 22 festival film prestisius dunia.
Di Indonesia sendiri, film ini sudah meneror penonton bioskop sejak 16 April 2026 lalu.
Paduan Horor dan Kritik SosialGhost in the Cell mengangkat latar cerita yang unik dan mencekam, yaitu di dalam sebuah penjara yang dikuasai oleh petugas korup.
Cerita berfokus pada perseteruan antarkelompok narapidana yang kemudian terpaksa harus bersatu ketika serangkaian pembunuhan mengerikan mulai terjadi akibat ancaman yang tak terlihat.
Tidak hanya menjual ketakutan, film ini digarap dengan memadukan unsur horor, komedi gelap, aksi, serta kritik sosial yang kuat.
Kisah yang berangkat dari pengalaman sosial di Indonesia ini terbukti mampu menyentuh dan dipahami oleh penonton lintas negara.
Film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor papan atas tanah air, di antaranya Abimana Aryasatya, Endy Arfian, Bront Palarae, Morgan Oey, hingga Lukman Sardi.
BERITA TERKAIT: