Program terintegrasi ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan potensi siswa Gen Z sekaligus memperkokoh ketahanan psikologis orang tua dalam menghadapi tantangan era digital.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi yaitu Aula Kementerian Keuangan untuk sesi orang tua dan SMA Yadika untuk sesi siswa.
Ketua Tim Pengabdian UMB, Irfan Aulia mengatakan, keharmonisan keluarga dan kesehatan mental remaja adalah fondasi utama masa depan bangsa.
Bersama anggota tim dosen lainnya -- Dhani Irmawan, Ahmad Sabir, dan Dina Syakina, Irma Himmatul A -- program ini mengintegrasikan tiga topik krusial: pelatihan empati, mindful parenting, dan manajemen stres ibu.
Perwakilan PT Pilihanmu Indonesia menyatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah nyata untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing tanpa kehilangan nilai kemanusiaan.
Sesi edukasi bagi para ibu di Kemenkeu berfokus pada strategi pengelolaan stres guna mendukung pengasuhan yang responsif dan penuh kasih sayang.
Para peserta diajak mempraktikkan teknik mindful parenting agar mampu mengontrol emosi negatif saat mendampingi anak di rumah.
Sementara itu, pelatihan di SMA Yadika Jakarta Barat difokuskan pada pengembangan empati siswa sebagai solusi preventif dalam mengatasi fenomena
cyberbullying. Remaja Gen Z diberikan pemahaman mendalam mengenai dampak psikologis dari perundungan siber yang kerap terjadi di media sosial.
Melalui simulasi dan diskusi kelompok, para siswa dilatih untuk meningkatkan resiliensi diri serta membangun iklim pertemanan yang saling mendukung.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: