Hal disampaikan Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmawanto merespons video seorang pengemudi ojek online (ojol) memanjat truk Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat sepeda motornya diangkut di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial.
"Melihat videonya sangat miris. Motor sebagai alat mencari nafkah keluarganya, tiba-tiba diangkut," kata Rudy, dikutip Minggu 21 Juni 2026.
Rudy menekankan bahwa dalam menegakkan Perda maupun aturan lainnya, petugas dipersilakan melakukan tindakan tegas, terarah dan terukur, terlebih parkir kendaraan di atas trotoar.
"Tapi kalau pelaku pelanggaran ternyata justru berada dalam kondisi memprihatinkan, maka langkah penindakannya tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan," kata Rudy.
Di sisi lain, Rudy mengaku bersyukur akhirnya petugas Sudinhub Jakarta Timur mengembalikan sepeda motor ojol yang sempat ditahan.
"Semoga ke depan penertiban bisa dilakukan lebih bijaksana," pungkas Rudy.
Peristiwa tersebut terjadi saat operasi penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, tepatnya di depan J-Town, pada Rabu 17 Juni 2026.
Dalam video yang beredar, ojol tersebut tampak memohon agar motornya tak diangkut petugas. Di tangan ojol tersebut, tampak ia sedang menenteng pesanan pelanggan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan, setelah tiba di kantor Sudinhub Jakarta Timur, pemilik kendaraan langsung dilayani sesuai prosedur. Ia diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran parkir sebelum kembali membawa motornya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang muncul terkait penertiban parkir liar terhadap seorang pengemudi ojol, Sulis Agung Wibowo, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang timbul di masyarakat,” kata Harlem.
BERITA TERKAIT: