Sekeluarga yang Dikenal Dermawan Meninggal saat Glamping di Temanggung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Jumat, 29 Mei 2026, 05:23 WIB
Sekeluarga yang Dikenal Dermawan Meninggal saat Glamping di Temanggung
Proses evakuasi sekeluarga yang tewas saat glamping di Temanggung. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)
rmol news logo Riwayat keluarga yang meninggal saat Glamping di Posong, Kabupaten Temanggung dikenal suka berbagi. Bahkan sebelum tragedi terjadi, mereka sempat ikut berkurban dalam perayaan Iduladha.

Prosesi pemakaman keluarga yang tinggal di Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang itu dipenuhi pelayat. 

Para korban tersebut yaitu ayah, Muhammad Ali Munawar (52), ibu Maghfirah (43), putra sulung Bagas Amar Hakiki (21), putra bungsu Alvino Evan Hakim (16).

Kerabat korban, Yuliana mengatakan sekeluarga itu dikenal baik dan dermawan. Pada Iduladha kemarin, mereka berkurban dua ekor kambing di masjid daerah Banyubiru.

"Orangnya baik, sangat dermawan. Selalu kurban, kemarin baru saja kurban dua ekor kambing di Banyubiru," kata Yuliana di rumah duka, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis, 28 Mei 2026.

Mereka juga peduli terhadap keluarga. Terakhir, mereka merenovasi rumah orang tuanya agar lebih nyaman saat dipakai kumpul keluarga besar.

"Baru selesai renovasi rumah bagian belakang, buat lesehan. Biar enak kalau kumpul," ujarnya.

Keluarga tersebut memiliki toko grosir cukup besar di Pasar Ambarawa. Meski sukses, mereka tidak sombong dan justru dikenal banyak membantu orang. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA