Perayaan tahunan gereja itu tidak hanya difokuskan pada penggalangan dana operasional, tetapi juga menjadi ruang penghormatan bagi generasi tua jemaat yang selama puluhan tahun tetap setia beribadah.
Sebanyak delapan lansia berusia antara 80 hingga 89 tahun akan menjadi penerima penghormatan khusus dalam Pesta Gotilon yang akan digelar pada 13 September 2026 mendatang.
Ketua Panitia Pesta Gotilon 2026, Victor Irianto Napitupulu mengatakan, para lansia tersebut akan menerima ulos dan cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan mereka di gereja.
“Targetnya bagaimana orang-orang tua kita itu kita berikan yang terbaik,” kata Victor usai Rapat Perdana Pesta Gotilon 2026 di HKBP Rajawali.
Menurutnya, para lansia itu menjadi simbol keteguhan iman dan kesetiaan jemaat. Meski telah berusia lanjut, mereka disebut masih aktif mengikuti ibadah di gereja.
“Usia mereka 89, 83, 82, 81 dan masih beribadah di gereja HKBP Rajawali,” ujarnya.
Victor menjelaskan, pesta gotilon tahun ini juga diharapkan mampu membantu kebutuhan operasional gereja yang mencapai sekitar Rp20 juta per bulan. Namun di balik target tersebut, ia menegaskan nilai utama yang ingin dibangun adalah rasa suka cita dan kepedulian antarjemaat.
Sementara itu, Pendeta Ressort Rajawali Jery TP Aruan menilai kepanitiaan tahun ini membawa semangat baru bagi gereja. Ia menyebut kebersamaan dan persatuan jemaat terasa semakin kuat dalam persiapan pesta gotilon kali ini.
“Kesatuan itu semakin terasa, semakin meningkat,” kata Jery.
Menurutnya, semangat solidaritas yang telah terbentuk selama ini menjadi modal penting untuk mendorong perkembangan gereja ke depan.
“Kami percaya bahwa kesatuan dan kebersamaan itu semakin lebih mantap lagi, lebih solid lagi,” ujarnya.
Jery berharap seluruh rangkaian persiapan dan pelaksanaan Pesta Gotilon 2026 dapat menjadi momentum mempererat hubungan antarjemaat sekaligus menghadirkan pelayanan gereja yang lebih maksimal.
BERITA TERKAIT: