Data Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah mencatat jumlah kunjungan wisatawan pada 2026 mencapai 687.470 kunjungan. Angka ini meningkat 5,25 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 653.178 kunjungan.
Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono, menyebut peningkatan ini didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Terjadi kenaikan kunjungan wisatawan dibanding tahun lalu, terutama di destinasi unggulan,” ujar Hanung dikutip
Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu, 28 Maret 2026.
Sejumlah objek wisata menjadi magnet utama selama libur panjang ini. Destinasi ikonik seperti Candi Borobudur dan Kota Lama Semarang dipadati wisatawan dari berbagai daerah.
Selain itu, beberapa destinasi lain juga mencatat lonjakan pengunjung, di antaranya Owabong Purbalingga, Baturraden Banyumas, Guci Tegal, Pantai Menganti Kebumen, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, hingga Candi Prambanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah mengantisipasi lonjakan ini dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung dan penguatan destinasi wisata.
Lonjakan kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi tren musiman, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
BERITA TERKAIT: