Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 17 Maret 2026, 07:35 WIB
Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama
Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer, Prudential Syariah dalam Festival 1000 Berkah (Foto: Istimewa)
rmol news logo Semangat berbagi dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai penyelenggaraan Festival 1000 Berkah yang berlokasi di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan.

Selama tiga minggu penyelenggaraan, yaitu 19 Februari hingga 14 Maret 2026, festival yang diselenggarakan oleh PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersama Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar ini berhasil menarik perhatian 30 ribu puluhan ribu pengunjung dari berbagai wilayah Jabodetabek. 

Festival ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi bagi masyarakat untuk menjalani Ramadan dengan lebih bermakna. Melalui program “Jaga Amanah Ramadan”, pengunjung diajak menyelaraskan aktivitas spiritual, literasi, serta semangat berbagi kepada sesama.

Salah satu langkah paling menonjol dalam festival ini adalah penggabungan antara pelestarian lingkungan dan aksi kemanusiaan melalui keberadaan sustainability corner. 

Di area ini, pengunjung diajak untuk lebih bertanggung jawab terhadap sampah plastik mereka. Setiap kemasan yang terkumpul dikonversikan menjadi bantuan konkret berupa 1.000 paket makanan berbuka, sembako, dan alat salat. 

“Selama hampir 3 minggu Festival 1000 Berkah berjalan, kami menyediakan sustainability corner untuk mengumpulkan kemasan plastik di kawasan Masjid Al-Azhar," terang Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, dalam keterangannya dikutip Selasa 17 Maret 2026. 

"Area ini dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk membuang bekas makanan dan minuman mereka; selain menjaga lingkungan tetap bersih, kemasan ini akan dihitung dan ditukar menjadi makanan berbuka, paket sembako serta seperangkat alat salat untuk lady ojol. Aksi sosial ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada para perempuan yaitu Lady Ojol yang memiliki peran penting di keluarga,” tambah Vivin.

Selain dampak sosial bagi individu, festival ini juga menjadi motor penggerak bagi ekonomi lokal. Dengan menggandeng puluhan UMKM kuliner dan memberikan dukungan subsidi biaya sewa, acara ini menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi para pelaku usaha kecil untuk berkembang. 

Sinergi antara edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian lingkungan ini diharapkan dapat membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan di tengah masyarakat, jauh setelah Ramadan berakhir. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA