Pelaksanaan salat Idulfitri dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan penetapan tanggal mengikuti hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pada pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini, khotbah akan disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Mohammad Mahfud MD. Sementara yang bertindak sebagai imam adalah H. Mukhtar Ibnu, SQ., M.Pd.
Pihak Masjid Agung Al Azhar mengundang masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan salat Idulfitri dan merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Pengurus masjid juga mengimbau para jamaah untuk menjaga kebersihan di area masjid selama kegiatan berlangsung agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Pemerintah akan menentukan awal Idulfitri 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026. Keputusan itu akan diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.
Sidang akan melibatkan pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Riset dan Inovasi Nasional, unsur planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, hingga instansi terkait lainnya. Komposisi peserta ini menjadi penopang legitimasi keputusan yang akan diumumkan pemerintah.
Rangkaian sidang akan diawali seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatulhilal, kemudian sidang isbat dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.
Dengan sidang yang digelar pada 29 Ramadan, peluang perbedaan awal Lebaran antarormas tetap terbuka jika terjadi perbedaan metode atau hasil rukyat. Pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil resmi sidang sebelum menetapkan hari raya.
BERITA TERKAIT: