Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan, proyek tersebut telah memasuki tahap awal persiapan lahan.
Kini, proses pembersihan lahan atau land clearing Meikarta sudah dilakukan sejak dua pekan lalu dengan dukungan pengembang.
"Pak James (Riyadi) menghibahkan 30 hektare. Kita akan membangun tiga lokasi," kata Maruarar di Gedung DPR, Rabu 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan, setiap lokasi seluas 10 hektare akan dibangun 18 tower dengan ketinggian 30 lantai. Unit rusun akan terdiri atas tiga tipe, yakni satu kamar, dua kamar, dan tiga kamar, dengan luas 25 meter, 35 meter, dan 45 meter.
Menurutnya, Kementerian PKP bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BPKM menjadwalkan seremoni peletakan batu pertama atau
ground breaking pada 8 Maret 2026.
"Saya bersama Pak Rosan Roeslani untuk
ground breaking," kata Maruarar.
Sebelumnya, proyek ini sempat menuai sorotan karena rekam jejak Meikarta yang pernah terseret kasus suap perizinan.
Namun, KPK pada 18 Januari 2026 menegaskan perkara tersebut telah tuntas dan tidak ada unit rusun yang disita.
BERITA TERKAIT: