"Keluarga Pak Hoegeng sudah seperti keluarga sendiri. Saya sendiri menyapa Bu Hoegeng dengan sapaan Tante Meri," kata Megawati dalam keterangannya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dikutip Selasa 3 Februari 2026.
Megawati juga mengaku sangat dekat dengan putri Hoegeng, Reni karena mereka berdua sama-sama sekolah di Perguruan Cikini.
"Tante Meri adalah seorang istri dan ibu yang sangat baik. Keduanya sama-sama hangat dan punya jiwa seni yang tinggi serta punya grup band Hawaian Senior," kata Megawati.
Diceritakan Megawati, saat itu beberapa kali datang ke kediaman mereka saat sedang latihan band Hawaian Senior.
Megawati turut mengingatkan jajaran Polri agar menjadikan Hoegeng sebagai panutan, yaitu polisi yang bersih, melindungi dan mengayomi masyarakat.
"Saya beberapa kali bertemu di jalan ketika hendak berangkat kuliah dari rumah Jalan Sriwijaya dengan Pak Hoegeng yang sedang mengendarai sepeda dengan pakaian kebesaran Kapolri," kata Megawati.
"Saking sederhananya Pak Hoegeng belum memiliki rumah sendiri pada waktu itu," sambungnya.
Megawati merasa sangat kehilangan atas figur Kapolri seperti Hoegeng dan istrinya yang sederhana dan dicintai rakyatnya.
"Kapan ya Indonesia akan punya Kapolri seperti figur Pak Hoegeng lagi," kata Megawati.
Megawati pun menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri.
Megawati sejak beberapa hari lalu tiba di Abu Dhabi dan mulai tanggal 3 hingga 6 Februari akan mengikuti berbagai program kegiatan yang digelar oleh Zayed Award. Megawati merupakan anggota Dewan Juri Zayed Award 2024.
"Selamat jalan Tante Meri," pungkas Megawati.
BERITA TERKAIT: