Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Selasa, 03 Februari 2026, 15:13 WIB
Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu istri almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng atau eyang Meri beberapa waktu lalu. (Foto: Divhumas Mabes Polri)
rmol news logo Markas Besar Polri berduka atas meninggalnya istri almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri pada Selasa 3 Februari 2026.

"Kami keluarga besar Polri turut berbelasungkawa yang mendalam. Semoga husnul khotimah. Aamiin YRA," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Polri Irjen Jhonny Edison Isir kepada wartawan.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri (RS Polri Kramatjati), Brigjen Prima Heru Yulihartono menjelaskan, Eyang Meri meninggal akibat sakit yang dideritanya. 

Eyang Meri meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Kramatjati pada hari ini sekira pukul 13.24 WIB.

Jenazah dari Eyang Meri akan segera dibawa ke rumah duka di Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 RT 003 RW 028, Mekarjaya, Depok. 

Jenazah Eyang Meri akan segera dibawa ke rumah duka di Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 RT 003 RW 028, Mekarjaya, Depok. 

Rencananya jenazah akan dimakamkan di Giri Tama Tonjong, Kabupaten Bogor pada Rabu 4 Februari 2026.

Eyang Meri diketahui lahir pada 23 Juni 1925. Ia menikah dengan mantan Kapolri Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. 

Dari pernikahan ini, Hoegeng-Meri dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti dan Aditya Soegeng Roeslani.

Kesederhanaan Eyang Meri membuatnya menjadi sosok pedoman dan teladan para insan Bhayangkara di Indonesia.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA