Sekjen KPK sekaligus Ketua Korpri KPK, Cahya H Harefa, mengatakan bantuan disalurkan hari ini, Jumat 12 Desember 2025, melalui tim gabungan Korpri dan Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) yang selama ini mengawasi tata kelola pemerintahan daerah.
“Sebagai wujud solidaritas kolektif, pegawai KPK berinisiatif menggalang donasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumut dan Aceh,” ujar Cahya kepada wartawan.
Donasi bukan hanya datang dari individu pegawai. Dua lembaga keagamaan internal, Rohis dan Oikumene KPK, juga ikut urunan.
“Ini menunjukkan semangat kepedulian tanpa melihat latar belakang apa pun,” sambung Cahya.
Tim KPK yang terdiri dari Amir Arief, Taufik Martha, dan Harun Hidayat turun langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang. Mereka membawa bantuan mulai dari makanan siap saji, air mineral, pakaian layak, pampers, sepatu boot, produk sanitasi, kurma, hingga obat-obatan.
“Kami berharap sumbangan ini bisa meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa musibah. Mohon doa agar kondisi daerah terdampak segera pulih,” tutup Cahya.
Kedatangan tim KPK disambut hangat pemerintah daerah. Bupati Langkat, Syah Afandin, menyebut langkah KPK itu sebagai bentuk kepedulian luar biasa.
“Kehadiran KPK di Langkat sangat berarti bagi masyarakat,” katanya.
Sekda Langkat, Amril, menambahkan bantuan dari KPK sudah disalurkan lewat Posko Dinas Sosial ke 16 kecamatan yang terdampak banjir dari total 23 kecamatan di wilayahnya.
Di Aceh Tamiang, Bupati Armia Fahmi bersama Inspektur Kabupaten Aulia Azhari menerima langsung bantuan itu. Mereka kemudian mendistribusikannya ke dua desa pusat pengungsian: Tanjung Karang dan Menanggini, Kecamatan Karang Baru.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada KPK. Bantuan ini sangat berarti bagi para pengungsi,” ujar Armia.
BERITA TERKAIT: