Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 04 Juni 2026, 21:19 WIB
Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan
(Foto: Dok. PTPN IV)
rmol news logo Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan serta mendukung keberlanjutan operasional perusahaan yang aman dan kondusif, jajaran Direksi PTPN IV bertandang ke Polda Sumatera Selatan. 

Kunjungan yang dipimpin Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Shandiyudha, didampingi Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, melakukan audiensi dengan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif, berbagai isu strategis dibahas. Terutama terkait pengamanan aset perkebunan dan upaya menjaga stabilitas operasional perusahaan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian nasional.

"Penguatan hubungan kelembagaan dengan aparat penegak hukum merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku," ujar Arya Shandiyudha dalam keterangan tertulis, Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, selama ini hubungan antara PTPN IV Regional VII dan Polda Sumatera Selatan telah terjalin dengan baik melalui berbagai bentuk koordinasi dan komunikasi di lapangan. 

"Ke depan, kami menjajaki peluang penguatan kolaborasi yang lebih terstruktur guna menciptakan pola kerja sama yang jelas dan komprehensif," tuturnya.

Salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah sinergi penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian kelapa sawit beserta jaringan penandahnya yang selama ini menjadi salah satu tantangan di sektor perkebunan. 

PTPN IV saat ini juga tengah memperkuat sistem pengamanan internal melalui pembentukan tim intelijen internal perusahaan yang diharapkan dapat mendukung langkah-langkah preventif serta penegakan hukum oleh aparat kepolisian.

Selain persoalan pencurian produksi, pertemuan tersebut juga membahas langkah strategis dalam pengamanan aset perusahaan yang berkaitan dengan penyerobotan maupun pendudukan lahan. 

Mengingat sebagian lahan operasional yang dikelola Regional VII masih merupakan aset PTPN I, maka koordinasi ke depan akan melibatkan PTPN I, PTPN IV, dan Polda Sumatera Selatan secara bersama-sama melalui pembentukan tim khusus sebagai penghubung teknis di lapangan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA