Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, gempabumi yang terjadi di pesisir timur Hokkaido, Jepang pada hari ini, Jumat pagi, 12 Desember 2025 pukul 09.44 WIB, memiliki magnitudo (M) 6.7.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk," ujar S
Daryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 12 Desember 2025.
"Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," sambungnya memastikan.
Lebih lanjut, Daryono menyatakan kabar yang beredar di media sosial terkait dengan gempabumi di Hokkaido, Jepang akan menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia, adalah tidak benar.
"Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," tuturnya.
"BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," demikian Daryono menambahkan.
BERITA TERKAIT: