Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 31 Mei 2026, 15:34 WIB
Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila
Program budidaya ikan sistem bioflok di Karawang, Jawa Barat. (Foto: Dok. Pokdakan Pusaka At Taqwa)
rmol news logo Program budidaya ikan sistem bioflok terbukti efektif mendongkrak ekonomi warga di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Pusaka At Taqwa menjadi bukti nyata keberhasilan program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menekan angka kemiskinan di tingkat desa.

Pokdakan Pusaka At Taqwa sukses melaksanakan panen raya ikan nila perdana sebanyak 1,2 ton dari delapan kolam bioflok yang dikelola pada Minggu, 31 Mei 2026. Menariknya, kelompok ini awalnya justru terbentuk dari komunitas pengajian rutin setiap malam Rabu.

Ketua Pokdakan Pusaka At Taqwa, Anwar Sadad alias Neko mengungkapkan, seluruh anggota kelompok pada mulanya sama sekali tidak memiliki pengalaman sebagai pembudidaya ikan nila bioflok.

"Anggota kami tidak ada yang berlatar belakang pembudidaya ikan bioflok. Namun, berkat semangat tinggi untuk meningkatkan taraf ekonomi, kami bisa sampai di titik ini," ujar Neko kepada wartawan.

Neko menambahkan, keberhasilan kelompoknya merupakan dampak dan bukti nyata dari program bantuan yang dikucurkan Presiden Prabowo.

"Awalnya kami tidak terpikirkan untuk budidaya ikan nila, tapi berkat bantuan Bapak Presiden, alhamdulillah kami memiliki kegiatan produktif yang menghasilkan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional yang merakyat ini," lanjutnya.

Panen perdana ini berhasil menghasilkan 12 kuintal (1,2 ton) ikan nila dengan rata-rata ukuran mencapai 250 gram per ekor. Dengan capaian luar biasa ini, Pokdakan Pusaka At Taqwa langsung melejit dan mencatatkan diri sebagai pembudidaya sistem bioflok terbaik kedua di Provinsi Jawa Barat, tepat di bawah wilayah Cirebon.

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif penyuluh perikanan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor, Laila Yunita Indah.

Laila mengaku sempat meragukan ketahanan kelompok ini di awal pendampingan. Namun, ia justru dibuat terpukau dengan konsistensi dan kekompakan para anggota yang berlatar belakang jamaah pengajian tersebut.

"Awalnya saya tidak yakin Pokdakan ini bisa berjalan lama, namun ternyata saya salah. Mereka punya semangat tinggi dan terbukti sangat kompak. Untuk ukuran pembudidaya pemula, apa yang dicapai Pokdakan Pusaka At Taqwa ini bisa dikatakan sangat berhasil," tutur Laila.

Laila pun berpesan kepada seluruh anggota kelompok untuk terus menjaga soliditas agar usaha budidaya ikan nila ini berkelanjutan, sehingga dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan di wilayah Karawang. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA