Lakukan Investigasi Pesawat SJ-182, KNKT Minta Bantuan BPPT Sediakan Kapal Baruna Jaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 09 Januari 2021, 22:03 WIB
Lakukan Investigasi Pesawat SJ-182, KNKT Minta Bantuan BPPT Sediakan Kapal Baruna Jaya
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono/Net
rmol news logo Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dilakukan investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan informasi terkait hilangnya pesawat yang membawa 50 orang penumpang dan 12 crew.

Unttuk mendukung proses investigasi, KNKT kata Soejanto meminta bantuan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menyiapkan Kapal Baruna Jaya IV.

"Penyiapan Kapal Baruna Jaya IV untuk diterjunkan bila diperlukan, dan Kapal Baruna Jaya IV sudah ada beberapa peralatan untuk underwater recovery," ujar Soerjanto dalam jumpa pers virtual, Sabtu (9/1).

Lebih lanjut, Soerjanto memastikan KNKT akan terus berkoordinasi dengan semua pihak, dana akan terus mempersiapkan proses pencarian black box.

"Tapi yang utama adalah dari Basarnas akan melakukan pertolongan dan kami mengikuti koordinasi dengan Basarnas juga," demikian Soerjanto.

Pesawat SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dari maskapai Sriwijaya Air tersebut, hilang kontak dengan pusat kendali Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 14.30 WIB hari ini.

Saat ini, pihak Basarnas hingga TNI Angkatan Laut melakukan pencarian di sekitar Perairan Kepulauan Seribu, tepatnya di dekat Pulau Lancang yang menjadi titik pesawat hilang kontak. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA