
Pemerintah melalui Jurubicara penanganan virus corona (covid-19) diminta untuk menjadi sumber informasi publik agar tidak panik. Termasuk, mengedukasi publik agar tidak mendiskreditkan warga terdampak covid-19.
Diketahui, hingga saat ini dua orang warga Kota Depok dinyatakan positif dan puluhan lainnya diduga suspect Virus Corona. Teranyar, satu orang warga Cianjur yang suspect corona meninggal dunia di RS Dr Hafidz.
"Kalau pemerintah membentuk jubir, harus disampaikan bahwa enggak harus ada stigma negatif terhadap daerah tertentu yang menjadi daerah asal diduga (corona)," kata anggota Komisi IX DPR Netty Prasetyani kepada
Kantor Berita Politik RMOL di Gedung DPR, Selasa (3/3).
Menurut politisi PKS ini, pemerintah mesti proaktif untuk terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada terhadap wabah virus mematikan itu. Terutama warga diduga terdampak covid-19.
"Pemerintah juga harus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi dan meletakkan stigma negatif terhadap daerah tertentu," pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: