Hingga pukul 21.40 WIB, kepadatan lalu lintas di ruas Tol Cengkareng, khususnya di KM 31-400, masih terlihat padat merayap. Meski volume kendaraan mulai berkurang dibandingkan puncak kepadatan pada sore hari, perjuangan pengendara belum berakhir.
Dari tiga lajur yang tersedia menuju bandara, dua lajur sudah mulai bisa dilalui secara perlahan.
Kendala utama masih tertahan pada genangan air yang belum menunjukkan penurunan signifikan. Ketinggian air terpantau masih bertahan di angka 50 cm, hampir sama dengan kondisi pada sore hari sebelumnya.
Petugas kepolisian dan pihak terkait tetap berjaga 24 jam untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penguncian total.
Kondisi Senin malam ini adalah sisa dari drama hebat yang terjadi sejak Senin dini hari hingga siang. Hujan lebat ekstrem dan petir yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sempat membuat ritme operasional bandara benar-benar lumpuh.
Langit "Macet" di Atas Laut JawaPemandangan di radar penerbangan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Akibat hujan petir ekstrem, puluhan pesawat terjebak dalam manuver holding atau berputar-putar di atas Laut Jawa karena tidak memungkinkan untuk mendarat.
Pagi ini hujan petir di Jakarta sangat ekstrem. Total 30 pesawat tidak bisa landing dan harus go-around berulang kali!" tulis akun @felixpramono di platform Threads, menggambarkan ketegangan di angkasa.
Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soetta, Yudis Tiawan, mengonfirmasi bahwa demi keselamatan, beberapa pesawat terpaksa dialihkan (divert) ke bandara alternatif seperti Halim Perdanakusuma, Pekanbaru, hingga Palembang.
Dampaknya merambat ke area terminal:Sebanyak 58 penerbangan domestik mengalami keterlambatan (delay). Yudis Tiawan mengatakan, durasi keterlambatan bervariasi mulai dari 30 menit hingga 2 jam.
"Faktor cuaca buruk membuat kami terpaksa menunda keberangkatan. Keterlambatannya bervariasi, mulai dari 30 menit hingga 2 jam, tergantung rute dan kesiapan maskapai," jelas Yudis Tiawan. Namun, Yudis memastikan bahwa secara teknis, landasan pacu di Terminal 1, 2, dan 3 tetap aman dan bebas genangan air.
Hingga saat ini, para calon penumpang diimbau untuk berangkat lebih awal dan terus memantau jadwal penerbangan terkini melalui maskapai masing-masing guna menghindari kepadatan yang masih terjadi di akses menuju bandara.
BERITA TERKAIT: