Tiga Warga Meninggal Imbas Banjir-Longsor di Kudus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 13 Januari 2026, 04:20 WIB
Tiga Warga Meninggal Imbas Banjir-Longsor di Kudus
Tim SAR gabungan mengevakuasi bocah yang hanyut di Sungai Perak, Kudus. (Foto: Tim SAR Gabungan)
rmol news logo Sebanyak tiga warga meninggal dunia imbas banjir dan longsor di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bencana itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Terbaru, anak berusia lima tahun yang hanyut di Sungai Perak ditemukan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan menemukan anak bernama Ismi Najiba Ulya (5) itu pukul 11.45 WIB. Jenazah korban ditemukan sekitar 700 meter ke arah selatan dari lokasi kejadian awal. 

Seperti diberitakan RMOLJateng, korban ditemukan dalam kondisi tertutup material lumpur dan ranting yang hanyut.

“Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi dan korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang, Budiono dalam keterangannya, Senin 12 Januari 2025.

Korban dilaporkan hanyut sejak Minggu sore, 11 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, saat bermain sepeda di sekitar genangan limpasan air sungai.

Sebelumnya, ada dua korban tewas akibat banjir dan longsor di Kudus. Masing-masing AW (26), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae. Korban tewas setelah terseret banjir besar saat mandi di sungai.

Berikutnya Sriyatun, warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu 11 Januari 2026 setelah tertimpa material longsor yang menimpa warung tempatnya berada.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA