Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mendapat sorotan dari publik terkait penanganan banjir yang dinilai belum maksimal.
"Kepala Dinas SDA Ika Agustin Ningrum gagal menanggulangi banjir di Jakarta. Akibat banjir yang meluas, kemacetan panjang terjadi di berbagai titik,” kata Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah kepada redaksi.
Endriansah menegaskan, Kadis SDA tidak boleh hanya berbicara, tetapi harus menunjukkan hasil nyata. Karena selama hampir tiga tahun menjabat, jumlah titik banjir justru bertambah.
"Banyak PNS dengan latar belakang teknis yang lebih berpengalaman dan layak untuk menangani masalah banjir di Jakarta,” kata Endriansah.
Menurut Endriansah, banjir yang terjadi hari ini baru disebabkan oleh curah hujan, sementara Jakarta masih menghadapi ancaman yang jauh lebih besar, yakni penurunan muka tanah dan tekanan air laut di wilayah pesisir utara.
“Kalau hujan saja Jakarta sudah tenggelam, bagaimana nanti menghadapi penurunan tanah dan rob dari laut? Ini alarm keras kegagalan pengelolaan SDA,” kata Endriansah.
FPPJ juga menyoroti besarnya anggaran pengendalian banjir yang mencapai triliunan rupiah setiap tahun, namun tidak memberikan dampak signifikan bagi keselamatan warga.
“Anggaran besar habis, tapi rakyat tetap kebanjiran. Yang rapi hanya laporan, yang tenggelam masyarakat,” pungkas Endriansah.
BERITA TERKAIT: