Pemkab Banyuwangi Dorong Anak Putus Sekolah Kembali Ke Bangku Pendidikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 03 Mei 2019, 04:36 WIB
Pemkab Banyuwangi Dorong Anak Putus Sekolah Kembali Ke Bangku Pendidikan
Bupati Banyuwangi Azwar Anas/RMOL
rmol news logo Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dorong wajib belajar 12 tahun lewat program Smart Better (Semangat Belajar Warga Banyuwangi Agar Tambah Pintar). Caranya adalah mendorong anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan.

"Jika yang masih berusia sekolah kita wajibkan untuk sekolah lagi dengan pembiayaan dari pemerintah jika tidak mampu,” ujar Anas saat menyampaikan pidato pada upacara peringatan Hardiknas di Taman Blambangan Banyuwangi, Kamis (2/5).

Jika telah melebihi usia sekolah, lanjutnya, maka Pemkab Banyuwangi akan mengikut sertakan program kejar paket yang bisa diakses secara online dan gratis untuk warga Bumi Blambangan itu.

"Pendaftarannya lewat online atau langsung ke Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Seluruh peserta yang telah terdaftar bisa ikut program kejar paket di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat yang telah menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan yang tersebar di seluruh kecamatan Banyuwangi.

"Nanti mereka tinggal pilih PKBM terdekat," jelasnya.

Untuk mendorong pemerataan kualitas tenaga pendidik, lanjut Anas, Pemda Banyuwangi mendorong dengan program Banyuwangi Mengajar. Para sarjana yang memiliki kualifikasi bagus, ditempat secara khusus di sekolah-sekolah terpencil.

"Kita juga mengapresiasi beberapa sekolah di Banyuwangi yang membuka aneka ekstrakulikuler kekinian, seperti kelas robotik di SMPN 1 Banyuwangi dan sekolah-sekolah lainnya. Ini penting untuk mengenalkan dunia baru sejak dini," demikian Azwar Anas. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA